Pagi menjelang siang di bandara Soeta-Jakarta. Terminal kedatangan saat itu tampak seorang wanita yang terlihat seperti gelisah mencari seseorang. Pandangannya menatap ke setiap penjemput. Rupanya dia sedang mencari penjemputnya. Dari pakaian yang dikenakanya, tampak dia seorang yang punya selera berpakaian yang lumayan -dari pada lumanyun-.
Sesekali dia membuka tabletnya seolah-olah menutupi raut kegelisahan di wajahnya, sampai tiba-tiba handphone yang ada di dalam tasnya berbunyi. Sejurus kemudian dia mengangkatnya.
"Kamu di mana? Aku sudah di bandara nih. Buruan jangan lama-lama. Iya aku tahu Jakarta memang macet, harusnya berangkat lebih awal dong!" Nadanya agak sedikit kesal dengan raut wajah tampak kecut.
Sambil menyeret koper bawaannya, wanita tersebut terus memainkan tabletnya sambil sesekali senyum-senyum sendiri sampai dia tidak menyadarinya kalau di depannya ada seseorang yang berdiri membelakanginya menenteng sebuah sesuatu.
Brakk!!"
"Opss sorry...sorry banget ya, aku ngga melihat ada orang. Rusak ngga bawaan kamu, soalnya tadi bunyinya seperti pecah"